Blog ini adalah suara seorang pengelana - musafir kehidupan yang ingin berbagi inspirasi dari apa saja yang pernah di dapatnya kepada siapa saja yang sedang merindukan oase kehidupan...

Rabu, 17 Maret 2010

MENCINTAI HINGGA TERLUKA

Rumus cinta di dunia ini adalah take and give...
Rumus cinta Allah mencintai hingga terluka…

Wah…mampu gak ya, kita meneladaninya?
Bagaimana rasanya sebuah luka di tubuh kita?
Sekecil apa pun itu pasti kita merasa tidak nyaman…

Suatu ketika saya sedang membagikan lembaran-lembaran kertas soal test masuk sekolah karena terburu-buru menariknya satu lembar kertas menyayat jari saya…walau luka itu sangat kecil tapi karena jari adalah bagian tubuh yang sering dipakai dan kadang kena air tidak nyaman juga rasanya…
Itu adalah luka oleh karena kecerobohan saya sendiri yang patut saya dapat karena saya kurang hati-hati…tapi bagaimana dengan luka yang kita rasakan ketika kita sudah mencurahkan seluruh hidup kita untuk mencintai seseorang atau luka yang kita rasakan akibat kita mencintai seseorang dengan seluruh hidup kita?

Memang kita bukan Allah yang mampu mencintai kita hingga diri-Nya terluka. Terluka hatinya oleh ludahan dan makian orang banyak, terluka fisiknya oleh mahkota duri dan cambukan, terhimpit palang salib dan paku yang menembus tangannya…
Namun sebagai orang percaya mungkin kita patut belajar meneladani-Nya …

Kita tentu juga pernah merasakan terluka…
Ketika kita sudah mencintai orang tua kita namun orang tua kita seperti tidak pernah merasa terpuaskan apa yang kita lakukan selalu salah di matanya.
Ketika kita sudah mencintai suami atau istri kita namun dia mengabaikan kita…atau tidak membalasnya..
Ketika kita sudah mencintai anak kita tetapi dia malah mengatakan ”jangan campuri urusanku”…
Ketika kita sudah mengasihi saudara kita tetapi dia tidak tahu berterima kasih malah menjelekkan nama kita…
Ketika kita sudah mengasihi sahabat kita tapi dia mengkhianati kita…
Ketika kita sudah mengasihi tetangga kita tapi dia terlalu sering memanfaatkan kita…
Ketika kita mencintai seseorang namun tak terbalas…
Ketika mencintai seseorang yang tidak mungkin kita miliki…

Refleksi saya sangat singkat…
Yesus telah mengasihi kita hingga terluka, sampai kapan pun mungkin kita tidak akan pernah mampu menutup dan menyembuhkan luka-luka-Nya dengan perbuatan baik kita…karena itu kita tidak boleh jemu-jemu berusaha mengasihi orang lain…siapa pun mereka
Jika kita benar-benar pengikut Yesus yang sejati…maka kita harus siap mengikuti jejaknya yaitu mencintai orang lain hingga terluka…

Kamis, 28 Januari 2010

Pernikahan


Kau dilahirkan bersama-sama
dan bersama-sama pula engkau akan selamanya

Kau akan ada bersama
kala sayap-sayap putih kematian
Mengobrak-abrik hari-harimu

Ya, kau aka nada bersama
sebagaimana di dalam kenangan suci Tuhan

Namun biarkanlah tersedia ruang
di dalam kebersamaanmu
dan biarkanlah angin surga menari-nari
di antara kalian

Saling mencintailah,
namun jangan membuat belenggu cinta,
Lebih baik biarkan cinta menjadi
sebentang laut yang bergerak,
diantara pantai-pantai jiwamu.

Bernyanyilah dan menarilah
bersama-sama dan bergembiralah,
tapi biarkan masing-masing engkau
menghayati kesendiriannya.

Sebagaimana dawai-dawai kecapi tetap sendiri walau mereka bergetar dengan musisi yang sama

Dan tegaklah bersama-sama
tapi jangan berkumpul terlalu dekat;
karena tiang-tiang kuilpun berdiri terpisah
dan pohok Oak serta pohon Sipres
Tiada tumbuh dalam bayangan satu sama lain.

(Sang Nabi-Kahlil Gibran)

Rabu, 20 Januari 2010

UNCONDITIONAL LOVE


Mukjizat Cinta untuk Louisa

Kalau Tuhan sudah berkehendak, yang menurut manusia tidak mungkin, tetapi bagi Tuhan terjadi..... .indahnya. .jodoh adalah misteri...Allah Bapa...

Setiap wanita pasti mendambakan tubuh yang cantik dan ideal. Namun tidak demikian dengan Louisa Bernadette Indrawati ( 36 ) yang memiliki tubuh dengan tinggi hanya 74 cm.

Bukan hanya tubuh yang pendek, Louisa juga tidak memiliki kaki dan tangan yang sempurna seperti kebanyakan orang. Namun kondisi seperti itu, ia bisa menunjukan identitasnya sebagai wanita normal. Tidak perlu dikasihani dan tidak mau dibedakan dengan wanita normal lainnya. Louisa lahir sebagai anak dari pasangan Sukardji Kusno dan Maria Magdalena Sriyati pada tanggal 27 Mei 1974 di Kediri .

Ia menyadari kelainan yang ada pada dirinya sejak ia masih kecil. Keadaan itu menyebabkan ia sering minder dan menyendiri. Ia bertanya kepada orang-tuanya tentang keadaan tubuhnya, "Papa, mama kenapa Louisa punya tubuh begini, kok tidak sama dengan teman Louisa.

" Papa dan mamanya hanya berkata bahwa ia adalah anak yang luar biasa, yang tidak ada bedanya dengan anak lain. Tuhan memberikan keunikan kepada setiap anak. Setiap anak diberi kekurangan dan juga kelebihan. Louisa pasti memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh teman-temannya.

Akhirnya Louisa tumbuh dengan keyakinan dan semangat yang besar. Ia tidak minder sekalipun ia dianggap oleh banyak orang sebagai wanita yang aneh karena tubuhnya. Ia sekolah di sekolah normal dan terus belajar mandiri. Ia tidak mau sekolah di sekolah untuk anak cacat dan selalu mendapatkan prestasi akademik di sekolah.

Louisa kemudian masuk perguruan tinggi dan saat kuliah hukum atas anjuran ayahnya yang seorang jaksa, Louisa diam-diam, tanpa sepengetahuan orangtuanya, mengambil kuliah computer sampai lulus D3. Ia sangat tertarik dengan teknologi.

Lulus kuliah, Louisa bekerja di perusahaan computer. "Percaya diri itu memang ada, tapi saya tetap tahu diri dengan keadaan tubuh saya. Saya tak pernah terpikir menikah.

Saya mengadopsi bayi berumur 20 hari. Saya memberinya nama Maria Rosa Widya Buana."

Louisa mengasuh dan mendidik Rosa penuh kasih, sebagaimana seorang Ibu terhadap anaknya. "Dia juga selalu tiga besar," kata Louisa tersenyum ke arah Rosa yang berumur 12 tahun. Desember 1999,

Louisa ambil cuti tahunan dan berlibur ke Bali bersama Rosa . Kemana pun pergi, Louisa selalu membawa Alkitab. Ia berusaha dapat membacanya setiap hari. Louisa tahu pasti, kekuatan hidupnya terletak pada kedekatannya dengan Tuhan. Di pesawat, Louisa membaca Alkitab. Namun, tanpa sengaja Alkitab itu terjatuh.

Tiba-tiba saja laki-laki yang duduk di sebelahnya mengambilkan Alkitab itu, "Mbak, ini Alkitabnya". Louisa pun mengangguk menerima Alkitab dan berucap singkat, "Thanks." "Saya selalu berusaha menghindari perkenalan yang berkepanjangan dengan pria.. Saya takut jatuh cinta. Saya sadar betul akan diri saya," ungkapnya.

Pria tadi beberapa kali mengajaknya mengobrol yang dijawab singkat. Bahkan cenderung cuek. "Mbak, mbak kan orang Kristen, kok sombong sih?" Dug! Louisa benar-benar kaget dengan komentar itu. Sombong?

Sesungguhnya di hati yang paling dalam Louisa minder ! Selama ini ia sengaja tidak pernah ramah dengan setiap pria yang ditemuinya. Ia sadar ternyata sikapnya itu telah melukai orang lain. Ya, bukankah ia pengikut Kristus yang harus jadi berkat ? Perkenalan pun terjadi. Mereka bertukar alamat email dan nomor telepon.

Pria yang ganteng tadi bernama Handoyo Suryo yang kelahiran tahun 1963, dari keluarga yang bermukim di jalan Darmo, Surabaya . Setelah perkenalan itu, Handoyo menghubunginya Lalu mereka saling menelepon, kirim email, dan chatting.Persahabat an pun terjalin.

Satu kali, tanpa sengaja mereka bertemu kembali di Jogja saat keduanya tugas kantor. "Saya kaget bukan main. Saya lagi makan bareng dengan teman-teman di restoran. Eh, Handoyo juga di restoran itu. Akhirnya kami ngobrol satu meja." Selesai makan mereka kembali ke hotel masing-masing.

Saat berpisah itulah, Louisa merasakan hal aneh di hatinya. Ia berpikir tentang Handoyo. Jatuh cinta? Ah, tidak. Tidak! Louisa mencoba menepis perasaan lain dari sekadar persahabatan. Hati Louisa bergejolak. Entahlah, malam itu Louisa merasakan ketulusan Handoyo. Louisa berdoa, bertanya pada Tuhan tentang perasaan itu.

Tuhan seolah menjawab, "Handoyo itu orang baik". Sekitar tiga tahun lamanya bersahabat dan saling menguji sampai mana cinta itu melekat. Tiba-tiba Handoyo datang menemui Louisa sambil membawa cincin, "Will you marry me?" Louisa tersentak. Campur aduk perasaan dalam hatinya.

Betulkah? Seriuskah? Ah, tidak mungkin. Lamaran Handoyo saat itu terasa lebih sebagai penghinaan.. "Saya tepiskan cincin yang dibawanya. Saya marah. Saya bilang padanya, tidak. Ini tidak mungkin terjadi." Hatinya menangis. Lamaran itu ditolaknya.

Handoyo mencoba meyakinkan bahwa lamaran itu betul-betul serius. Louisa tak percaya. Setelah kejadian itu, hubungan mereka memburuk. Louisa tak mau mengangkat telepon dari Handoyo. SMS dan email pun tak dibalasnya. Handoyo benar-benar serius!

Lamaran kedua dilakukan. Ia membawa orangtuanya dari Surabaya datang ke Jakarta . Namun, ketegangan terjadi karena orangtua Handoyo sangat kaget melihat keadaan Louisa yang cacat, boncel tentu sangat impossible sekali.

Begitu juga teman-temannya serta keluarga mengolok-olok. Lamaran kedua pun akhirnya batal lagi. Ternyata Handoyo yakin benar Tuhanlah yang mempertemukan dan mengaturnya, bahwa Louisa adalah pasangan yang diberikan baginya. Itu selalu diucapkan pada Louisa,

"Mari kita sama-sama berdoa. Tuhan Maha ajaib Dia akan buka jalan." Menjawab keyakinan Handoyo, Louisa hanya berkata, "Kalau memang kehendak Tuhan, kamu pasti bisa meyakinkan orangtuamu dan orangtuaku."

Tepatnya Agustus 2004, doa itu terjawab. Handoyo dan keluarga datang melamar Louisa. Keharuan tak dapat dibendung. Orangtua Louisa menerima lamaran untuk anak sulungnya tanpa keraguan.

Empat bulan kemuddian, 13 Oktober 2004, Louisa dan Handoyo mengikat janji dalam sakramen pernikahan kudus di Gereja St. Vincentius A. Paulo, Kediri . Mereka berdua menikah diberkati karena Louisa dari agama Katolik sedangkan dari keluarga Handoyo masih dalam sekte lain.

Di hadapan pastor, umat, dan keluarga janji setia diucapkan. Mereka akan bersama dalam susah dan senang, dalam miskin dan kaya, dalam sehat dan sakit sampai maut memisahkan. "Sesuatu yang tidak pernah terpikirkan, diberikan Tuhan bagi saya. Saya diberi suami yang sangat baik," tutur haru wanita yang kerap bersaksi di berbagai gereja itu.

Juga Handoyo katakan tidak merasa menyesal karena Tuhanlah yang mempertemukan kami berdua, menyentuh serta menggemggam tangannya pun aliran cinta tetap mengalir sehingga bisa menikmati secara hakiki walaupun orang di sekitar sepertinya tidak rela menerima kami. Dua bulan menikah, Louisa terlambat datang bulan. "Saya piker ya biasalah mungkin karena capek. Tapi suami mendorong periksa ke dakter.

Menyampaikan hasil positif hamil, dokter melihat saya. Seperti tidak percaya. Saya dan suami juga tidak kalah kagetnya. Berita ini keruan saja menghebohkan keluarga.. Senang sekaligus khawatir. Apalagi setelah dokter menjelaskan bahwa kehamilannya sangat berisiko. Dokter pun menyarankan untuk aborsi demi keselamatan ibu dan anak. Handoyo dan Louisa terus berdoa.

"Setelah berdoa, saya yakin meneruskan kehamilan saya. Suami juga sepakat. "Setelah hamil enam bulan sepuluh hari, Rabu, 15 Juni 2005 tepat 07.40 WIB, Louisa melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Maria Gabriella Handoyo di RSAB Harapan Kita

Louisa boleh cacat, tapi putrinya lahir mungil serta ini adalah nuansa keindahan serta menyatakan kemulian Tuhan. Hamil saja perut gendut sekitar 15 cm, tapi cara Tuhan sulit ditangkap lewat daya nalar manusia. Keluarga ini bermukim di Kelapa Gading, Jakarta-Utara.

Sungguh hari yang sangat bersejarah. Bukan hanya bagi Louisa, tapi juga dunia kedokteran. Di Rumah Sakit Harapan Kita, ditangani oleh tujuh orang dokter dan karena kandungannya ada kelainan.Louisa dioperasi sekitar 40 menit dan ia sempat mengalami stress, karena tensi darahnya mencapai 200.

Sungguh ajaib baji lahir tanpa gangguan, sehat dan tingginya 40 cm. benar-benar Tuhan luar biasa melakukan tanda mukjizat dan ajaib. Lahir seorang baji yang mungil perempuan yang cantik sehingga inilah yang menjadi kebanggaan bagi keluarga ini berkat bonus yang Tuhan berikan menutupi sudut pandang orang-orang yang meragukan.

Ada yang menanyakan walaupun keadaan seperti in apa yang dilakukan ke depan masaalah, prasarana keluarga dalam sesi ekonomi keuangan. Louisa memberikan jawaban, memang kebutuhan keluarga dari mana saja Tuhan beri, karena Tuhan tidak pernah membiarkan atau meninggalkan umat yang berharap kepadaNya.

Contoh untuk bayar operasi saja di rumah sakit ketika melahirkan dibutuhkan Rp.176 juta biaya perawatan, sedangkan uang yang ada hanya Rp. 35 juta.Dari mana dana bisa menutupi kebutuhan tersebut? Ternyata Tuhan itu tidak pernah terlambat semuanya bisa teratasi..

Sekarang Louisa masih bekerja, beraktifitas sebagai motivator dan turut tampil menyaksikan kemurahan Tuhan diundang sebagai pembicara dalam pelayanan antara lain media elektronik. Sedangkan suaminya (Handoyo) mengelola usaha computer dan menghasilkan income yang cukup memadai.

"Puji Tuhan. Tak habis-habisnya kami bersyukur pada Allah," kata wanita yang Juni 2005 tercatat di MURI sebagai wanita pertama Indonesia dengan ukuran tubuh 74 cm yang berhasil melahirkan.

Meski lahir amat premature, Gaby tumbuh dengan baik karena Louisa memberinya ASI. Tidak sampai disitu berkat Tuhan, tanpa disadari ada seseorang yang menyumbangkan sebuah mobil Kijang baru untuk keluarga ini di luar perhitungan secara logika.

Saat ini Louisa banyak memberikan kesaksian di berbagai tempat. Jika Tuhan kehendaki di satu saat Louisa akan datang ke Amerika Serikat.

Kesaksiannya banyak menguatkan orang lain dan memberi dorongan bahwa kalau kita terus melihat kelemahan kita tanpa memandang kepada kelebihan yang Tuhan sudah berikan maka kita tidak akan menjadi manusia seutuhnya. Louisa telah menjadi contoh tentang seorang yang telah menjadi besar sekalipun memiliki tubuh yang kecil.Jadi walaupun dianggap rendah oleh manusia tetapi dimuliakan TUHAN.

Minggu, 29 November 2009

PERSAHABATAN




Sindentosca – Kepompong

dulu kita sahabat
teman begitu hangat
mengalahkan sinar mentari

dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu

* kini kita melangkah berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang

reff:
persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah

persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na na na na na

semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari

siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga ia bersinar lagi

** dulu kita melangkah berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang

Hal-hal menakjubkan pada sahabat...

Sahabat membuat kita merasa dicintai seluruh dunia

Sahabat tidak buta terhadap kesalahan Anda
tetapi mereka bisa melihat ke balik kesalahan itu

Waktu Anda tidak punya uang,
sahabat bisa mentraktir anda makan siang
tanpa membuat Anda merasa berhutang budi

Sahabat bisa mengatakan yang sebenarnya tanpa menyakiti

Sahabat tidak pernah melecehkan impian dan harapan Anda

Ketika Anda tidak yankin dengan diri Anda,
hubungi sahabat Anda,
karena dia percaya pada kemampuan Anda.

Sahabat seperti pintu yang terbuka,
tapi bukan keset yang bisa diinjak

Anda bisa memberitahu apa yang Anda rasakan pada seorang sahabat
tanpa mengucapkan sepatah kata pun

sahabat yang selalu tepat waktu bisa punya sahabat yang selalu terlambat

sahabat yang sangat teratur bisa punya sahabat yang tidak pernah punya rencana

Sahabat tidak mengukur persahabatan dengan waktu yang Anda habiskan bersamanya

Sahabat tidak ikut campur dalam hidup Anda, tapi mereka tetap memperhatikannya

Sahabat bisa mengerti Anda bahkan ketika Anda sendiri tidak mengerti

Sahabat tidak pernah bertanya, "Kau apakan rambutmu?"

Sahabat-sahabat Anda bisa lebih sabar dengan anak Anda dari pada Anda sendiri

Sahabat tidak tertarik dengan alasan-alasan Anda mereka tertarik pada diri Anda

Ketika Anda menawarkan agar sahabat Anda memilih tempat makan..
biasanya ia memilih restoran kesukaan Anda

Sahabat tahu apa yang membuat Anda panik dan tidak pernah memanfaatkannya

Sahabat ingat hal-hal yang menjengkelkan Anda...
warna kesukaan Anda...
lagu yang Anda sukai...
dan melupakan berapakali Anda melupakan kesukaan dan kejengkelannya

Tidak ada yang lebih menyakitkan dari pada menyakiti seorang sahabat...

Tidak ada yang lebih menyembuhkan dari pada dimaafkan seorang sahabat...

Ketika sahabat pindah ketempat lain, sebagian dari sejarah hidup Anda pergi bersamanya...

Sahabat adalah bagian terbaik dari diri kita sendiri

Terimakasih..sahabat-sahabatku...

Kamis, 26 November 2009


GOTT IST NUR LIEBE (TUHANLAH CINTA)

Monday, August 6th, 2007


GOTT IST NUR LIEBE (TUHANLAH CINTA)

Tuhanlah Cinta

Hiduplah bagi Cinta kasih-Nya

Tuhanlah cinta

Janganlah takut

Friends...

betapa sulit menjalani hidup dalam cinta kasih itu…

Kadang aku bertanya dalam hati..

Mengapa aku harus tetap mengasihi seseorang…

padahal jelas-jelas dia tidak mengasihi aku…

bahkan…dia sedang merancangkan hal-hal yang tidak baik kepadaku?

Tapi kemudian aku sadari…

Mengapa aku sampai-sampai bergumul seperti ini…

bukankah orang lain mungkin dengan mudahnya akan memilih untuk membenci?

Ternyata Cinta Kasih Tuhan itu benar-benar bekerja secara nyata dalam diri setiap orang…..dalam hati nuraninya yang paling dalam jika orang masih mampu untuk medengar sayup-sayup suaranya…

Sehingga tiap orang yang mengalami dan merasakan dibenci, disakiti dan diintriki, berpikir berkali-kali untuk membalasnya dengan membenci, menyakiti, mengintriki…dan akhirnya memilih untuk mengasihi…

Bertahan hidup ditengah lingkungan yang krisis cinta kasih kadang membuat aku merasa ga mampu dan ga brani ….takut….

Lalu apa yang bisa meredakan ketakutanku ini?

Apakah aku harus keluar dari lingkungan ini…

Apakah aku harus lari jauh-jauh darinya?

Terus kuingat syair lagu dari Taize tadi…

Tuhanlah Sumber cinta kasih….

Adakah kuasa lain yang mampu mengenyahkannya?

Kekuatan Material (harta)?

Kekuatan Otoritas(Jabatan)?

Kekuatan Diskriminasi (Gender, suku)?

Kekuatan Intrik (politik, Manipulasi)?

Hiduplah bagi cinta kasihnya

Yah sepertinya inilah cara dan tindakan yang paling tepat untuk mengenyahlan kebencian dan rasa takut itu…Kebencianlah yang pada akhirnya menggiring manusia itu pada rasa takut..seperti adam hawa setelah memakan buah terlarang..seperti kain setelah ia menumpahkan darah adik kandungnya….

Tuhan Mampukan aku…..

BE NOT AFRAID

You shall cross the barren desert
but you shall not die of thirst.
You shall wander far in safety though
you don’t know the way.
You shall speak your words to foreign men
and they will understand.
You shall see the face of God and live.

Be Not Afraid….
I go before you always,
come follow me…
and I will give you rest.

Be Not afraid …
I am with you through it all
Iasaiah 43


YOU ARE WHAT YOU THINK

Tuesday, August 21st, 2007



Suatu ketika adalah sekelompok kodok kecil… yang mengadakan pertandingan lari. Tujuannya adalah untuk menjangkau suatu puncak menara sangat tinggi. Hari itu kerumunan besar kodok telah berkumpul disekitar menara untuk lihat perlombaan dan memberi semangat kepada para kontestan… Lomba mulai… Tak seekor kodok pun di dalam kerumunan yang percaya bahwa kodok yang kecil akan menjangkau puncak menara itu. Terdengar komentar: " Aduh, Jalannya terlalu sulit!!", " Mereka tidak pernah akan sampai kepada puncak." kodok yang kecil mulai roboh. Kerumunan tetap teriakan, " Itu terlalu sulit!!! Tak seekor kodokpun dapat melakukannya!" kodok yang lebih Kecil menjadi lelah dan menyerah… … Tetapi anehnya ada seekor kodok kecil yang dari awal terus maju dan melompat lebih tinggi dan lebih tinggi dan semakin tinggi… Kodok ini nampaknya tidak akan menyerah! Ia akhirnya satu-satunya yang mencapai puncak! Semua kodok kecil lain kemudian ingin tahu bagaimana kodok ini dapat melakukannya? Seorang kontestan bertanya pada kodok kecil tersebut bagaimana ia memiliki kekuatan untuk berhasil dan menjangkau menara? Ternyata katak yang menang itu TULI!!!! Kebijaksanaan dari cerita ini: " Jangan pernah mendengarkan perkataan orang lain yang cenderung negatif atau pesimistis. Karena jika demikian mereka akan mengambil mimpimu yang paling indah dan berbagai keinginan akan menjauh dari kamu. Satu hal yang harus kamu miliki dalam hatimu: " Selalu pikirkan kata-kata yang mempunyai kuasa (tentu Firman Tuhan) karena segalanya yang kamu dengar dan baca akan mempengaruhi tindakan mu! ". Berpikir Positif! Dan di atas semuanya, Jadilah TULI ketika orang-orang mengatakan kepadamu bahwa kamu tidak bisa memenuhi mimpi mu! Selalu berpikir: Aku dapat melakukan ini! (bersama Tuhan tentunya…)

YOU ARE WHAT YOU SEE

Tuesday, August 21st, 2007

Wieviele_personen_sind_auf_diesem_bild_z

AMATILAH gambar berikut ini….. Apakah yang anda lihat? Berapa orang yang ada dalam gambar berikut ini…. Mundurlah beberapa meter… dan lihatlah kembali gambar ini dari jauh. Ceritakan kepada orang lain tentang apa yang anda lihat dari gambar ini. Tanyakan kepada orang tersebut apakah mereka melihat hal yang sama dari gambar diatas?

PERBEDAAN PANDANGAN

Gambar diatas sebenarnya mengilustrasikan tentang perbedaan pandangan. Kalau pandangan dua orang sama, maka komunikasi dan hubungan akan berlangsung lancar dan menyenangkan. Sebab kedua pihak akan saling membenarkan dan saling mengiyakan satu dengan yang lain. Lain halnya jika pandangan dua orang itu berbeda. Mereka akan saling mempertahankan apa yang dianggapnya benar. Perbedaan pandangan kadangkala juga kita alami dalam hubungan kita dengan orang lain di dalam keluarga, lingkungan gereja, tempat kerja, bahkan masyarakat …. Perbedaan pandangan sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi dalam interaksi kita dengan orang lain dan sebaiknya perbedaan pandangan tidak menyebabkan keretakan hubungan apalagi permusuhan, karena kita tetap harus bersama dan bekerjasama dengan mereka setiap hari. Perbedaan pandangan hanya perlu dikomunikasikan secara mengena, efektif, agar terjadi saling pengertian dalam perbedaan dan saling menghargai pandangan pihak lain. Dengan demikian maka kita tidak perlu takut dengan adanya perbedaan pandangan antara kita kita dan orang lain, karena kita akan tetap bisa bertumbuh bersama orang lain di dalam perbedaan pandangan soal apa pun yang terjadi di dalam hidup kita bersama di dalam keluarga, lingkungan gereja, tempat kerja, bahkan masyarakat …. BERBEDA ITU INDAH